Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Info Terbaru Kambing Saanen: Harga, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya

Info Terbaru Kambing Saanen: Harga, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya

Ada banyak jenis kambing untuk qurban yang baik dan salah satunya adalah kambing saanen. Termasuk ras unggulan, harga kambing saanen dinilai cukup mahal.

Keunggulan Kambing Saanen

Termasuk ras unggulan, saanen bukan jenis lokal. Hewan ternak tersebut berasal dari Lembah Saanen yang ada di Switzerland.

Meskipun termasuk impor, banyak orang Indonesia yang sudah mengembangkannya. Sehingga, hewan ternak ini bisa diperjualbelikan secara masal di Tanah Air.

Baca Juga: Harga Burung Merak Hijau Asli Anakan dan Indukan, serta Cara Ternaknya

Ada banyak alasan mengapa peternak lokal ingin mengembangkan kambing tersebut. Salah satunya adalah kambing itu terbilang memiliki banyak manfaat.

Selain bisa diambil dagingnya, kulit kambing ini yang cukup tebal bisa dijadikan bahan baku untuk membuat kerajinan tangan. Tak hanya itu, beberapa peternak menjadikan kambing itu sebagai kambing perah.

Susu saanen cukup digemari banyak orang. Hal ini karena susu kambing tersebut memiliki cita rasa yang gurih dan mengandung banyak protein.

Kekurangan Kambing Saanen

Namun, ada yang perlu diketahui tentang saanen. Meskipun bisa dikembangkan di Indonesia, kambing ini termasuk kambing yang sulit dirawat.

Menurut review peternak, kambing tersebut memiliki daya tahan tubuh kurang baik jika dibandingkan kambing lokal. Tak hanya itu, saanen diklaim cukup sulit beradaptasi di wilayah tropis.

Hampir sebagian besar kambing itu sangat peka terhadap cuaca panas dan sinar matahari. Ini membuat kambing mudah dehidrasi dan sakit kulit.

Untuk mengatasi semua kekurangan yang ada, tak jarang peternak akan melakukan perawatan ekstra terhadap ternak tersebut. Disisi lain, banyak yang mengawinkan saanen dengan etawa.

Dengan mengawin silangkan saanen, terciptalah jenis baru. Nah, berikut jenis-jenis kambing saanen.


Info Terbaru Kambing Saanen: Harga, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya


Jenis-Jenis Kambing Saanen

Kambing Saanen Asli

Termasuk jenis penghasil susu terbaik, saanen asli terbilang jarang ditemukan di Indonesia. Kambing ini juga bukan hasil perkembangbiakan silang.

Untuk mendapatkan saanen asli, peternak harus mengawinkan saanen galur murni. Ini juga yang membuatnya mahal. Namun, cukup bersaing dengan harga kambing etawa.

Ciri khas kambing ini adalah bulunya yang cenderung pendek dan lebat. Selain itu, warna saanen tidak terlalu beragam.

Sebagian besar saanen mempunyai bulu yang didominasi warna putih dengan titik hitam. Namun, ada juga yang berwarna krem dengan titik hitam.

Selain itu, berbeda dengan kambing pada umumnya, saanen memiliki hidung yang lurus. Sementara itu, garis wajahnya berbentuk segitiga dan cenderung runcing di bagian dagu.

Ukuran telinga saanen juga cenderung agak panjang, tetapi tidak sepanjang etawa. Telinganya juga cenderung kaku dan menghadap atas dengan lekukan yang jelas.

Berbeda dengan jenis kambing penghasil susu lainnya, ekor saanen galur murni cenderung pendek dan tipis. Tak hanya itu, saanen jantan maupun betina sama-sama bertanduk.

Kambing Saanen Super

Sama seperti saanen galur murni, saanen super bisa didapatkan secara impor. Hewan pedaging sekaligus penghasil susu ini termasuk kelas terbaik dalam jenis saanen.

Hal itu membuat harga kambing saanen super tidak murah dan cukup mahal. Ini juga yang membuat banyak peternak lokal ingin mengembangkannya.

Dibandingkan saanen ras murni, saanen super juga mempunyai lebih banyak keunggulan. Selain lebih mudah beradaptasi dan memiliki daya imun tinggi, saanen super mampu menghasilkan susu lebih banyak.

Ciri khas saanen super adalah ukuran tubuhnya yang lebih besar daripada ras murni. Selain itu, tubuhnya lebih kekar dan berbulu lebih lebat.

Pada saanen super jantan, terdapat bulu janggut dan kaki yang lebih panjang daripada ras murnis. Sementara itu, kulitnya berwarna merah muda dan ini yang membuatnya unik.

Sama seperti kulitnya, telinga kambing tersebut berwarna merah muda dengan titik hitam. Tekstur bulunya juga cenderung halus dan fluffy.

Sementara itu, warna bulu hewan ternak ini, kebanyakan adalah putih dengan bintik hitam atau krem. Namun, ada juga yang berwarna krem dan jarang sekali ada yang berwarna hitam.

Kambing Sapera

Berbeda dengan saanen murni dan super, sapera adalah jenis peranakan antara saanen murni dengan PE. 

Untuk menghasilkan sapera, saanen jantan dikawinkan dengan kambing PE betina. Peranakannya bisa menghasilkan anak kambing sapera betina atau jantan.

Baca Juga: Harga Jual Susu Kambing Etawa Segar dan Bubuk di Pasaran

Jarang sekali ada yang mengawinkan kambing saanen betina dengan PE jantan. Karena, itu akan lebih berkontribusi untuk menghasilkan cempe kambing PE.

Berbeda dengan saanen ras murni yang juga dimanfaatkan sebagai hewan pedaging, sapera lebih dimanfaatkan sebagai penghasil susu. Ini karena jumlah susu yang dihasilkan sapera lebih banyak daripada saanen murni.

Sebagai hewan perah, sapera bisa memproduksi sekitar 1,5 liter hingga 2 liter susu per hari. Ini tentunya sangat cukup untuk memenuhi konsumsi susu keluarga di rumah.

Secara morfologi, kambing sapera mempunyai bulu yang lebat dan berwarna putih atau krem polos. Sementara itu, bentuk kepalanya menyerupai saanen ras murni, hanya saja wajahnya lebih datar.

Untuk tingginya, sapera bisa mencapai 70 cm dengan berat lebih dari 50 kg. Jika sapera sudah tidak bisa menghasilkan susu, maka Anda bisa menjualnya sebagai hewan pedaging.

Jika Anda tertarik mengembangkan kambing tersebut untuk dijual, pastikan juga Anda mengetahui perbedaan gendernya. Ini sangat penting, karena harga kambing saanen betina dan jantan berbeda.

Perbedaan Kambing Saanen Jantan dan Betina

Akan sangat sulit membedakan jenis kelamin saanen, apalagi indukan jantan dan betinanya sama-sama bertanduk. Untuk itu, Anda harus memperhatikan ukuran tubuhnya.

Kambing jantan mempunyai ukuran tubuh lebih besar dibandingkan betina. Ini juga berlaku untuk jenis kambing lainnya, seperti kambing boer.

Sementara itu, berat kambing jantan, umumnya bisa mencapai 68 kg hingga 91 kg. Sementara kambing betina, mampu tumbuh seberat 36 kg hingga 63 kg.

Khusus saanen super betina, mampu menghasilkan susu mulai 3 liter hingga 5 liter per hari. Tak heran jika harga kambing saanen seperti ini cukup mahal.

Sementara kambing etawa juga penghasil susu yang baik, banyak orang yang bingung membedakannya dengan susu saanen. Berikut perbedaan susu saanen dan etawa.


Info Terbaru Kambing Saanen: Harga, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya


Perbedaan Susu Kambing Saanen dan Etawa

Sekilas, susu kambing etawa dan saanen hampir mirip, tetapi tidak dengan rasanya. Susu saanen diklaim lebih banyak mengandung lemak, sehingga rasanya lebih gurih.

Sementara itu, susu kambing etawa tidak mengandung banyak lemak, sehingga tidak terlalu gurih dan cenderung encer. Tak hanya itu, jika Anda lebih detail, warna susu dua jenis kambing tersebut sangat berbeda.

Susu saanen terbilang lebih keruh dan kuning dibandingkan kambing etawa. Hal ini yang membuat banyak orang gemar menjadikan susu kambing ini sebagai bahan masakan.

Tak jarang pula orang menjadikan susu saanen untuk membuat keju dan mentega. Apalagi, aroma susu kambing tersebut sangat khas dan sedap.

Mengetahui ada banyak manfaat saanen, banyak yang ingin memeliharanya. Lalu, berapa harga kambing saanen? Tentunya berbeda dengan harga kambing untuk aqiqah.

Baca Juga: Harga Spaghetti di Indomaret, Alfamart, dan Superindo Semua Merk

Harga Kambing Saanen

Kategori Kambing Saanen

Harga Per Ekor

Kambing Saanen Sapera Bibit

Rp2.700.000

Kambing Saanen Sapera Betina Usia 1 Tahun

Rp5.125.000

Kambing Saanen Asli Cempe Tahun

Rp5.200.000

Kambing Saanen Asli Betina Usia 1 Tahun

Rp12.700.000

Kambing Saanen Super Impor Anakan Tahun

Rp15.000.000

Kambing Saanen Super Impor Jantan Usia 1 Tahun

Rp28.000.000

Sebagai informasi, harga kambing saanen di atas telah kami rangkum dari forum jual beli kambing. Tentunya, harga kambing saanen bisa berubah sewaktu-waktu dan berbeda di berbagai daerah. 

Jika dibandingkan dengan tahun 2022, harga kambing saaneen tahun 2023 mengalami kenaikan.Sama seperti harga ikan channa di Shopee.

Sebagai contoh, kambing saanen sapera bibit dibanderol Rp2,5 juta per ekor tahun 2022. Harganya naik menjadi Rp2,7 juta per ekor tahun 2023.

Pochin Pochini
Pochin Pochini Hello there! I Hope you like this content ..... Ngopi bareng yuk...

Posting Komentar untuk "Info Terbaru Kambing Saanen: Harga, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya"