Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Suntik Putih VS Infus Whitening, Mana yang Lebih Ampuh dan Bermanfaat?

Suntik Putih VS Infus Whitening, Mana yang Lebih Ampuh dan Bermanfaat?

 Dari hari ke hari, tren perawatan kulit dan kecantikan semakin beragam. Setelah maraknya produk skincare dan suplemen perawatan kulit, kini treatment suntik putih dan infus whitening turut hadir menjadi alternatif baru di dunia kecantikan. 

Tingginya minat konsumen atas kedua prosedur perawatan kulit tersebut turut diimbangi pula dengan banyaknya klinik kecantikan yang menawarkan layanan suntik putih dan infus whitening. Kendati demikian, suntik putih vs infus whitening, mana yang lebih baik dengan banyak manfaat?

Prosedur Suntik Putih VS Infus Whitening

Sayangnya, tak sedikit dari masyarakat yang hanya asal coba-coba atau sekadar ingin mengikuti tren tanpa tahu efek samping dari treatment perawatan kulit tersebut. Akibatnya, hal-hal yang tidak diinginkan kadang kala terjadi pada konsumen yang melakukan perawatan kulit jenis ini. 

Baca Juga: Harga Serum Bawah Mata Terbaik untuk Menghilangkan Kerutan

Oleh karena itu, Anda perlu mempelajari lebih lanjut tentang kedua treatment tersebut agar dapat memahami betul efek positif dan negatif yang dapat ditimbulkan oleh perawatan jenis ini.Seringkali kedua treatment ini dianggap sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. 

Suntik putih (whitening injection) merupakan metode injeksi vitamin C dan kolagen melalui pembuluh intravena menggunakan media jarum suntik . Sementara itu, infus whitening adalah suatu metode memasukkan cairan dengan kandungan multivitamin ke dalam pembuluh darah melalui infus.

Baik suntik putih maupun infus whitening diklaim tak hanya mampu memutihkan kulit wajah, melainkan juga seluruh tubuh. Hal inilah yang kemudian membuat kaum hawa berlomba-lomba untuk mencoba kedua treatment perawatan kulit tersebut. Mengapa demikian? Karena hingga saat ini konsep tentang “cantik itu putih” masih melekat di benak masyarakat Indonesia.


Suntik Putih VS Infus Whitening, Mana yang Lebih Ampuh dan Bermanfaat?


Komposisi Cairan Treatment Suntik Putih VS Infus Whitening

Pada dasarnya, komposisi cairan yang digunakan dalam treatment suntik putih tidak jauh berbeda dengan infus whitening. Hanya saja, cairan pada infus whitening memiliki kandungan vitamin yang lebih kaya dibanding cairan pada treatment suntik putih.

Formula cairan suntik putih terdiri dari vitamin C, glutathione, dan kolagen. Sedangkan cairan infus whitening memiliki kandungan vitamin C yang dikombinasikan dengan vitamin E, B5, B3, B12, BHA, dan hyaluronic acid yang baik untuk mencerahkan dan menjaga kesehatan kulit. 

Dalam sekali tindakan, dosis yang digunakan dalam treatment suntik putih sekitar 5 cc, sedangkan untuk infus whitening dibutuhkan 1 botol infus. Guna mendapatkan hasil yang maksimal, konsumen biasanya dianjurkan untuk melakukan treatment setiap seminggu sekali selama 5 minggu berturut-turut.

Selanjutnya, perawatan dapat dilakukan secara rutin sebanyak dua kali dalam sebulan. Akan tetapi, masing-masing klinik kecantikan maupun kesehatan biasanya menerapkan kebijakan yang berbeda pada konsumennya. Oleh karena itu, Anda sangat dianjurkan untuk mengkonsultasikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter yang bersangkutan.

Jika digunakan dalam dosis yang tepat, maka beragam manfaat bisa didapatkan dari treatment suntik putih maupun infuse whitening. Berikut manfaat suntik putih dan infus whitening.

Manfaat Suntik Putih dan Infus Whitening

Merawat dan Menjaga Kesehatan Kulit

Vitamin C sebagai kandungan utama dalam kedua treatment di atas dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Manfaatnya akan dapat diamati secara langsung dari tekstur kulit yang tampak lebih sehat dan kenyal.

Mencegah Penuaan Dini

Tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus, kerutan, maupun flek hitam pada wajah dapat dicegah melalui pemenuhan asupan vitamin C dan E yang cukup. Kedua vitamin tersebut telah terbukti mampu menjaga elastisitas kulit dan menjaganya tetap lembab dan sehat.

Mencerahkan Kulit

Glutathione dan hyaluronic acid telah dikenal sebagai kandungan yang baik dalam membantu mencerahkan dan menghaluskan kulit. Maka tak heran jika treatment suntik putih maupun infus whitening dipercaya mampu memberikan efek cerah pada kulit jika dilakukan secara rutin. 

Baca Juga: Harga Serum Pengecil Pori-Pori Terbaik (Semua Merk) di Pasaran

Efek Samping Suntik Putih dan Infus Whitening

Sebagaimana perawatan kecantikan pada umumnya, tretament suntik putih dan infus whitening memiliki efek samping bagi sebagian konsumennya. Berbagai efek samping tersebut timbul sebagai reaksi alergi dalam tubuh, beberapa di antaranya seperti gatal-gatal, sensasi panas pada kulit, demam, sakit kepala, hingga munculnya ruam pada kulit.

Efek samping tersebut dapat dirasakan oleh konsumen ketika dosis yang diberikan tidak sesuai. Namun, perlu diperhatikan juga bahwa kondisi fisik masing-masing individu juga turut berpengaruh.

Selain efek samping, ada pula bahaya yang dapat ditimbulkan akibat treatment suntik putih dan infus whitening, yakni berupa ketergantungan. Tanda-tanda yang menunjukkan bahwa Anda telah mengalami ketergantungan dapat diamati dari pigmen kulit.

Warna kulit akan cenderung kembali ke warna semula ketika Anda memutuskan untuk berhenti melakukan rangkaian treatment. Selain itu, efek lemas juga dapat dirasakan oleh sebagian konsumen yang berhenti melakukan treatment serupa.

Bahaya lain yang lebih fatal berkaitan dengan organ ginjal. Kedua treatment di atas sangat berpotensi mengganggu kinerja ginjal dalam menyaring darah sehingga dapat memicu terjadinya batu ginjal. Itulah mengapa saat melakukan treatment, baik suntik putih maupun infus whitening, sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi air putih secara cukup.

Saat Anda sudah mantap untuk melakukan salah satu treatment di atas, ada beberapa tindakan yang perlu Anda terapkan guna menghindari efek negatif dari prosedur perawatan tersebut. Berikut adalah tips sebelum melakukan perawatan suntik putih dan infus whitening supaya terhindar dari efek samping dan bahayanya.


Suntik Putih VS Infus Whitening, Mana yang Lebih Ampuh dan Bermanfaat?


Tips Sebelum Suntik Putih dan Infus Whitening

Pada dasarnya, prosedur suntik putih hanya boleh dilakukan oleh dokter yang memiliki lisensi keahlian di bidang terkait. Kebijakan ini ditetapkan untuk menghindari dampak negatif yang dapat timbul akibat treatment yang dilakukan secara sembarangan.

Meskipun demikian, di luar sana masih banyak sekali ahli kebidanan yang melakukan prosedur tindakan suntik putih tanpa memiliki kewenangan dan legalitas. Jika tetap dilakukan, tindakan tersebut dapat dikategorikan sebagai pelanggaran kode etik profesi dan dapat dibawa ke ranah hukum jika konsumen tidak merasa diuntungkan.

Sebelum masuk ke treatment utama, Anda sangat dianjurkan untuk melakukan tes alergi terlebih dahulu pada bagian kulit tertentu guna meminimalkan risiko alergi terhadap vitamin C dosis tinggi.

Baca Juga: Harga Moisturizer untuk Bayi Terbaik (Semua Merk) di Pasaran

Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa infus whitening cenderung memberikan efek yang lebih baik pada kulit dibanding treatment suntik putih. Hal ini dikarenakan cairan infus whitening memiliki kandungan vitamin yang lebih beragam. Namun, sangat penting untuk digarisbawahi bahwa masing-masing treatment tersebut dapat menimbulkan efek samping pada individu dalam bentuk yang berbeda-beda.

Harga Suntik Putih VS Infus Whitening

Jika Anda tertarik untuk melakukan treatment suntik putih, Anda perlu merogoh kocek sekitar Rp250.000 - Rp1.000.000. Sedangkan treatment infus whitening dibanderol dengan harga yang relatif lebih mahal, yakni sekitar Rp350.000 hingga Rp2.500.000. 

Biasanya hasil dari treatment ini akan mulai terlihat setelah konsumen sudah melakukan tindakan lebih dari 10 kali. Tentunya, harga suntik putih dan infus whitening bisa berubah sewaktu-waktu dan berbeda di tiap klinik kecantikan.

Pochin Pochini
Pochin Pochini Hello there! I Hope you like this content ..... Ngopi bareng yuk...

Post a Comment for "Suntik Putih VS Infus Whitening, Mana yang Lebih Ampuh dan Bermanfaat?"