Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harga Ikan Tuna 1 Kg (Sirip Biru, Kuning, Segar & Olahan) Terbaru

Harga Ikan Tuna 1 Kg (Sirip Biru, Kuning, Segar & Olahan) Terbaru

Selain salmon, ikan tuna menjadi salah satu incaran banyak orang karena kandungan gizinya. Inilah alasan mengapa harga ikan tuna 1 kg agak mahal di pasaran, sama seperti harga ikan salmon.

Faktor Penentu Harga Ikan Tuna

Packaging Ikan Tuna

Ada beberapa faktor yang membuat harga ikan tuna 1 kg di pasar tidak murah. Salah satunya adalah kemasannya.

Dibandingkan dengan harga ikan tuna fillet, harga ikan tuna 1 ekor  atau harga ikan tuna utuh lebih mahal. Packing ikan tuna fillet dan tuna utuh sangat berbeda.

Baca Juga: Jual Kambing Aqiqah? Ini Tips Supaya Untung Banyak dan Balik Modal

Pengemasan tuna fillet biasanya dari plastik dan styrofoam. Sementara itu, tuna utuh harus dikemas dalam balok kayu berisi es.

Ukuran Ikan Tuna

Tak hanya itu, berat ikan tuna juga membuat nilai jualnya bervariasi. Tentunya, harga ikan tuna 60 kg lebih mahal daripada yang sekilo.

Memang, harga ikan tuna jumbo bisa masuk dalam list atau daftar harga ikan tuna termahal. Namun, ikan seperti ini sangat jarang ditemukan di minimarket.

Salah satu pasar modern yang menjual tuna adalah Superindo. Harga ikan tuna di Superindo tergantung dari bentuknya, ada yang dijual dalam bentuk kaleng, segar, dan abon.

Bentuk Ikan Tuna

Untuk jenis ikan tuna olahan, biasanya lebih terjangkau dibandingkan segar. Harga ikan tuna kaleng misalnya lebih murah daripada yang segar.

Selain itu, harga abon ikan tuna lebih terjangkau daripada harga daging ikan tuna. Selain itu, ada yang menawarkan harga telur ikan tuna sebagai bentuk produk tuna.

Perbedaan nilai jual juga tergantung dari jenisnya. Seperti harga ikan tuna biru yang dinilai tidak murah. Namun, berbeda dengan harga ikan tongkol.

Jenis Ikan Tuna

Agak sulit didapatkan, harga ikan tuna sirip biru per kg lebih mahal dibandingkan harga ikan tuna sirip kuning 1 kg.

Sebelum lebih rinci membahas harga ikan tuna sekilo, pastikan Anda mengetahui seluk beluknya. Berikut asal-usul ikan tuna.

Asal Ikan Tuna

Hidup di laut lepas, tuna sangat terkenal di berbagai belahan dunia, khususnya di wilayah Asia, termasuk Indonesia. Ikan tuna lokal umumnya ditangkap langsung dan dijual secara impor maupun ekspor.

Saking bagusnya kualitas tuna lokal, beberapa perusahaan pangan mengekspornya hingga ke Jepang. Sementara itu, harga ikan tuna di Jepang terbilang agak mahal dibanding tuna lokal.

Persebaran tuna di Asia sangat luas. Bahkan, ada yang menawarkan harga ikan tuna sekilo Malaysia mulai ratusan ribu rupiah. 

Termasuk bangsa Thunnini, ikan tuna adalah ikan pelagik. Hal ini yang membuatnya menjadi perenang handal dengan kecepatan berenang mampu mencapai 77 km/jam.

Ciri khas ikan tuna adalah dagingnya yang berwarna merah muda hingga merah tua. Itulah yang membedakannya dengan ikan cakalang dan tongkol.

Warna merah pada daging tuna disebabkan otot yang mengandung mioglobin tinggi dibandingkan ikan lainnya. Mempunyai bentuk tubuh seperti torpedo dan bergerombol, tuna dibagi menjadi beberapa jenis seperti berikut.


Harga Ikan Tuna 1 Kg (Sirip Biru, Kuning, Segar & Olahan) Terbaru


Jenis-Jenis Ikan Tuna

Ikan Tuna Sirip Biru

Salah satu jenis tuna termahal adalah tuna sirip biru. Karena, ini adalah ikan tuna paling besar di dunia. Sebelumnya, mungkin Anda tertarik dengan harga ikan channa pulchra.

Seekor tuna sirip biru liar mampu tumbuh hingga 3 meter. Berat ikan ini bisa mencapai 500 kg, ini yang membuat beberapa nelayan harus menggunakan kapal khusus untuk menangkapnya.

Sementara harga kapal penangkap ikan tuna tidak murah, beberapa nelayan lebih suka menangkap tuna sirip biru anakan. Biasanya, itu beratnya sekitar 1-3 kg.

Ikan Tuna Sirip Kuning

Salah satu jenis tuna paling umum di pasaran adalah tuna sirip kuning. Biasanya, daging ikan tuna sirip kucing dijadikan sashimi.

Harga ikan tuna sirip kuning dibedakan dari kualitasnya. Untuk kualitas standar, tentunya lebih murah dibandingkan kualitas super standar ekspor.

Namun, nilai jual tuna sirip kuning tidak stabil. Karena tidak setiap hari nelayan bisa menangkapnya, tergantung dari musimnya.

Ikan Tuna Sirip Hitam

Memiliki nama ilmiah Thunnus atlanticus, ini adalah jenis tuna terkecil dalam genus Thunnus. Ikan ini hanya mampu tumbuh hingga 100 cm.

Sementara itu, berat tuna sirip hitam liar hanya mampu mencapai 21 kg. Ikan ini sangat umum di Samudra Atlantik, Tanjung Cop, dan Brasil.

Baca Juga: Kambing Saanen: Harga, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya

Sangat jarang ditemukan di Indonesia, tuna sirip hitam kerap dijadikan ikan bakar di luar negeri. Tak hanya itu, beberapa orang menjadikannya sebagai isian kue dan sosis.

Ikan Tuna Mata Besar

Disebut sebagai ikan tuna sejati dari genus Thunnus, ikan ini merupakan jenis ikan konsumsi terpopuler. Banyak produsen pangan yang membutuhkannya sebagai bahan untuk membuat produknya.

Ikan tuna mata besar dapat ditemukan di semua perairan beriklim tropis hingga sub tropis. Namun, ikan ini tidak ditemukan di Laut Tengah.

Di Indonesia, ikan tuna mata besar kerap ditemukan di Laut Banda, Laut Flores, dan Laut Sulawesi. Selain itu, ikan ini terdapat di Samudra Hindia dan Pasifik.

Mengetahui ada banyak jenis ikan tuna, mungkin Anda hanya familiar dengan sirip kuning dan biru. Hal ini karena tuna sirip kuning dan biru lebih mudah dijumpai di perairan Nusantara.

Tak hanya karena rasanya yang lezat, ikan tuna memiliki kandungan nutrisi lengkap. Inilah yang membuat harga ikan tuna 1 kg tidak murah, tidak seperti harga ikan gurame.

Kandungan Gizi Daging Ikan Tuna 100 gr

  • 109 kkal Kalori.
  • 24,4 gr Protein.
  • 0,5 gr Lemak.
  • 18,5 mg Niasin.
  • 0,28 mg Asam Pantotenat.
  • 0,93 mg Vitamin B6.
  • 4 mg Kalsium.
  • 0,77 mg Zat Besi.
  • 35 mg Magnesium.
  • 278 mg Fosfor.
  • 441 mg Kalium.
  • 45 mg Natrium.
  • 0,37 mg Zinc.

Dalam 100 gr daging ikan tuna, juga diketahui mengandung vitamin B1 atau thiamin dan B2 atau riboflavin. Hal ini juga yang membuat harga ikan tuna 1 kg mahal dan memiliki sejumlah manfaat. 

Manfaat Daging Ikan Tuna

  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Memenuhi kadar gizi harian.
  • Mencegah anemia dan mengontrol tekanan darah.
  • Mengatasi stres dan mencegah depresi.
  • Baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang.

Dengan semua manfaatnya, Anda bisa mengonsumsi daging ikan tuna dalam berbagai macam bentuk. Mulai dari tuna kalengan, abon, hingga tuna asap. Sebelum membahas harga ikan tuna 1 kg, berikut bentuk olahannya.

Bentuk Hidangan Ikan Tuna

Tuna Kaleng

Salah satu bentuk olahan tuna yang paling banyak disukai adalah tuna kaleng. Karena, tuna kaleng tidak semahal harga ikan tuna 1 kg.

Abon Tuna

Bagi Anda yang suka dengan nasi hangat dan lauk krispi, tak ada salahnya mencoba makan abon tuna. Ini adalah hidangan yang praktis dan bisa langsung dikonsumsi.

Tuna Filet

Jika Anda ingin mencoba membuat steak tuna, belilah tuna fillet yang sudah bebas dari duri. Anda hanya perlu membakarnya di atas pan dan menyiramnya dengan saus steak yang legit.

Baca Juga: Harga Kambing Kacang Cempe dan Dewasa (Asli dan Peranakan)

Tuna Asap

Salah satu hidangan yang paling laris di pasaran adalah tuna asap. Selain bisa langsung dikonsumsi, ikan ini bisa Anda masak lagi dengan digoreng atau disayur pedas.

Lalu, berapa harga ikan tuna 1 kg saat ini? Tentunya berbeda dengan harga ikan channa di Shopee.


Harga Ikan Tuna 1 Kg (Sirip Biru, Kuning, Segar & Olahan) Terbaru


Harga Ikan Tuna 1 kg

  • Baby Tuna Segar Frozen: Rp31.000 per kg.
  • Ikan Tuna Tetelan Segar: Rp65.000 per kg.
  • Olahan Tuna Kaleng: Rp70.000 per kg.
  • Tuna Asap: Rp75.000 per kg.
  • Daging Fillet Ikan Tuna Segar: Rp79.400 per kg.
  • Telur Ikan Tuna: Rp123.000 per kg.

Sebagai informasi, harga ikan tuna 1 kg di atas kami rangkum dari berbagai macam sumber. Pastinya, harga ikan tuna 1 kg bisa berubah sewaktu-waktu dan berbeda di tiap daerah.

Pochin Pochini
Pochin Pochini Hello there! I Hope you like this content ..... Ngopi bareng yuk...

Post a Comment for "Harga Ikan Tuna 1 Kg (Sirip Biru, Kuning, Segar & Olahan) Terbaru"