Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Update Harga Kucing Himalaya (Anakan & Dewasa) dan Cara Memeliharanya

Update Harga Kucing Himalaya (Anakan & Dewasa) dan Cara Memeliharanya


Tak kalah saing dengan Persia, beberapa pencinta anabul memutuskan untuk mengadopsi Himalayan cat. Tak hanya itu, konon harga kucing Himalaya lebih terjangkau dibanding harga kucing persia.

Namun, beberapa orang juga beranggapan, nilai jual Himalayan cat tergantung dari keunikannya. Harga kucing Himalaya mata biru misalnya, lebih mahal daripada kucing Himalaya kampung.

Kucing Himalaya oren yang cukup jarang juga ditawarkan dengan biaya adopsi tidak murah. Namun, dilihat dari gendernya, seperti harga kucing Himalaya jantan umumnya hampir sama dengan harga kucing Himalaya betina.

Baca Juga: Harga Ikan Channa Asiatica (Baby, Bibit, & Dewasa) per Ekor

Sementara itu, jika dikelompokkan dari usianya, pastinya anakan atau kitten Himalayan cat lebih murah daripada indukan. Harga kucing Himalaya umur 2 bulan umumnya berkisar ratusan ribu rupiah.

Nah, sebelum membahas jenis kucing himalaya dan harganya, pastikan Anda mengetahui sejarahnya. Berikut adalah asal usul Himalayan cat.

Asal Kucing Himalaya

Himalayan cat sebenarnya sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Namun, baru diperkenalkan di Eropa pada 1950-an. 

Selanjutnya, kucing ini didaftarkan sebagai kucing ras. Namun, itu tidak membuat anabul tersebut terdaftar sebagai kucing ras.

Kucing Himalaya diketahui sebagai keturunan kucing Persia dan Siam. Ini membuatnya tidak bisa dikelompokkan sebagai kucing ras di TICA (The International Cat Association).

Pada akhirnya, kucing Himalaya diklasifikasikan sebagai kucing Persia dan kucing eksotis. Ini juga bisa disebut dengan 'Standar Kelompok Ras Persia.'

Beberapa breeder juga menganggap anabul ini adalah versi warna lain dari Persia. Sehingga, tidak dianggap sebagai ras terpisah.

Hal itu pula yang membuat kucing Himalaya kerap disebut sebagai Persia Himalaya. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai kucing Persia warna poin.

Sebelum membahas harga pasaran kucing Himalaya, sebaiknya Anda mengetahui ciri fisiknya. Meskipun digolongkan sebagai keturunan Persia, anabul ini sangat berbeda dengan indukan aslinya.

Ciri-Ciri Kucing Himalaya

Bentuk Wajah Kucing Himalaya

Ada dua bentuk wajah kucing Himalaya yang perlu Anda ketahui untuk membedakannya dengan ras Persia. Mamalia mungil ini memiliki bentuk wajah doll face dan ultra face.

Kucing Himalaya doll face memiliki hidung yang pesek jika dilihat dari samping. Matanya juga bulat dan umumnya berwarna biru.

Sementara itu, Himalayan ultra face berwajah sangat pesek. Ini hampir mirip dengan Persia versi peaknose, hanya saja masih agak mancung.

Bentuk Tubuh Kucing Himalaya

Hampir sebagian besar Himalayan cat berkaki pendek. Tak hanya itu, tubuhnya cenderung bulat dan gembul di bagian tengah.

Namun, ada juga kucing yang cenderung langsing dan panjang. Biasanya ini adalah keturunan asli antara Persia dan Siam.

Pada beberapa anabul juga berkaki kuat, anggun, dan lincah. Ini juga diwarisi dari gen kucing Siam.

Bulu Kucing Himalaya

Seperti yang sudah dijelaskan, anabul ini keturunan Persia. Sehingga, tak heran jika bulunya panjang dan tebal.

Biasanya, panjang bulu kucing Himalaya mampu tumbuh sepanjang 2-3 cm. Ini juga yang membuat anabul tampak gembul.

Setiap bagian tubuh, panjang bulunya tidak sama. Umumnya, bulu ekor dan dada kucing lebih panjang dan tebal daripada bagian lainnya.

Bentuknya yang menggemaskan, membuat harga kucing Himalaya Persia tersebut agak miring jika dibandingkan Persia asli. Sementara itu, beberapa breeder juga mencoba mengawinkan silang supaya harganya semakin murah.

Breeding Kucing Himalaya Mix

Dengan asal usul yang cukup rumit, beberapa breeder juga ada yang mengawinkannya dengan kucing ras lain. Himalaya peaknose misalnya, ini didapatkan dari perkawinan silang antara kucing Persia peaknose dan Himalayan cat.

Baca Juga: Harga Kucing Bengal Asli 2022 Kitten dan Dewasa (Semua Jenis)

Harga kucing Himalaya peaknose, tentunya lebih mahal jika dibandingkan dengan harga kucing Himalaya seal point biasa. Tak hanya itu, kini sudah beredar himalaya siam, mix ragdoll, dan mix kampung.

Selain memiliki banyak varian mix, Himalayan cat dibedakan berdasarkan varian aslinya. Ini dapat dilihat dari warna dan motif bulunya seperti berikut.


Update Harga Kucing Himalaya (Anakan & Dewasa) dan Cara Memeliharanya


Jenis Kucing Himalaya

Blue Point

Ini adalah kucing Himalaya dengan ciri khas berbulu biru keabu-abuan. Sekilas, warnanya mirip dengan bulu British shorthair atau siam.

Didominasi dengan warna abu-abu kebiruan, umumnya motif point dilihat dari beberapa bagian tubuhnya. Umumnya, ada warna yang lebih tua di bagian kaki, telinga, ekor, dan wajah.

Lilac Point

Seperti namanya, kucing Himalaya ini berwarna lilac. Namun, bulunya lebih didominasi dengan warna lebih terang seperti putih.

Untuk warna lilac akan muncul membentuk point di bagian tubuh tertentu. Biasanya ini terlihat di bagian wajah, ujung telinga, dan ekor.

Seal Point

Ini adalah jenis Himalayan cat yang paling umum. Namun, banyak orang yang kesulitan membedakannya dengan kucing siam.

Hampir semua motif tubuhnya mirip dengan kucing siam, hanya saja berbulu tebal dan panjang. Umumnya, berbulu cokelat gelap.

Chocolate Point

Dibandingkan seal point, Himalaya dengan motif chocolate point berbulu lebih terang. Jika Anda masih bingung, Anda bisa membedakan dua jenis anabul ini dari bantalan kakinya.

Untuk Himalayan chocolate point memiliki bantalan kaki berwarna merah muda atau pink. Sementara itu, kucing seal point memiliki bantalan kaki berwarna coklat gelap.

Flame Point (Red)

Merupakan varian kucing Himalaya yang jarang, flame point memiliki warna bulu yang agak mirip dengan rubah. Hewan mungil ini berbulu cerah dengan dominasi bulu berwarna jingga.

Untuk pola pointnya ada yang berwarna oranye gelap di bagian ujung telinga, kaki, dan ekor. Namun, ada juga yang berwarna jingga cerah dan dengan warna jingga gelap di wajahnya.

Cream Point

Berbeda dengan flame point, kucing ini memiliki warna krem. Sementara itu, ujung telinga, wajah dan ekornya berwarna krem gelap.

Ada juga kucing yang didominasi warna putih, tetapi pointnya berwarna krem. Motif Himalayan cat ini juga terbilang jarang.

Nah, setelah Anda mengetahui ada banyak varian kucing Himalaya, pastikan juga Anda mengetahui perawatannya. Berikut adalah cara memelihara kucing Himalaya.

Cara Memelihara Kucing Himalaya

  • Bersihkan kandang kucing setiap hari minimal tiga kali sehari.
  • Selalu ganti minumannya dengan air bersih dan matang.
  • Jangan memberikan makanan manusia karena bisa menjadi racun.
  • Pakan harus diberikan sebanyak tiga kali ditambah susu untuk kitten.
  • Untuk kucing dewasa cukup diberi makan sebanyak dua kali sehari.
  • Berikan snack untuk mengatasi rasa bosan kucing terhadap pakannya.
  • Pastikan pakan mengandung protein, kalori, dan lemak yang cukup.
  • Vitamin dan vaksin harus diberikan rutin sesuai dosis dan kebutuhan.
  • Bawa kucing ke dokter hewan setiap 6 bulan untuk cek kesehatan.
  • Lakukan grooming rutin setiap 2-4 minggu sekali.

Memelihara kucing Himalaya memang gampang-gampang sulit, tetapi itu sangat penting supaya anabul tetap sehat. Dengan perawatan yang tepat, diperkirakan kucing ini memiliki masa hidup 11 tahun.

Namun, ada juga kucing Himalaya yang berumur hingga 15 tahun. Ini karena kesehatannya selalu dijaga. Sementara itu, bagaimana dengan sifatnya? Berikut rinciannya.

Sifat Kucing Himalaya

  • Aktif.
  • Suka bermain.
  • Bisa beradaptasi dengan baik.
  • Manja.
  • Penyayang.
  • Selalu mengikuti ownernya.

Mengetahui sifatnya yang menggemaskan, tak heran Himalayan cat digemari banyak orang. Lalu, berapa harga kucing Himalaya? Berikut rinciannya.


Update Harga Kucing Himalaya (Anakan & Dewasa) dan Cara Memeliharanya


Harga Kucing Himalaya

  • Kitten Himalaya Mix Usia 3 bulan: Rp900.000-Rp1.275.000 per ekor.
  • Anakan Kucing Himalaya Asli Usia 3 Bulan: Rp1.375.000-1.451.200 per ekor.
  • Indukan Kucing Himalaya Jantan atau Betina Mix: Rp1.715.000-Rp2.500.000 per ekor.
  • Adult Himalayan Cat Jantan atau Betina Asli: Rp2.100.000-Rp3.130.400 per ekor.
  • Peaknose Himalaya Kitten Usia 3 bulan: Rp3.250.000-Rp4.760.000 per ekor.
  • Kucing Himalaya Dewasa Jantan atau Betina Peaknose: Rp4.780.000-Rp7.000.000 per ekor.

Sebagai informasi, harga kucing Himalaya di atas hanyalah kisaran saja. Namun, bisa Anda jadikan sebagai referensi sebelum mengadopsinya.

Baca Juga: Update Harga Ikan Kerapu (Air Tawar dan Laut) per 1 Kg di Pasaran

Perlu diingat, harga kucing Himalaya di tiap daerah bisa berbeda dan berubah sewaktu-waktu. Untuk mengetahui harga kucing Himalaya teraktual, Anda bisa mengunjungi breeder kucing terdekat.

Jika dibandingkan dengan tahun 2021, harga kucing himalaya tahun 2022 sedikit naik. Kitten himalaya mix usia 3 bulan misalnya, yang dijual Rp855 ribu - Rp1 jutaan per ekor tahun 2021, naik menjadi Rp900 ribu - Rp1,2 jutaan per ekor.

Pochin Pochini
Pochin Pochini Hello there! I Hope you like this content ..... Ngopi bareng yuk...

Post a Comment for "Update Harga Kucing Himalaya (Anakan & Dewasa) dan Cara Memeliharanya"