Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Harga Tanaman Porang (Bibit, Pohon, Biji, dan Chips Kering)

Harga Tanaman Porang (Bibit, Pohon, Biji, dan Chips Kering)

Tanaman porang atau lebih dikenal dengan nama iles-iles, tampaknya menarik perhatian sejumlah petani di Indonesia. Apalagi, saat ini harga tanaman porang, baik bibit maupun dewasa relatif terjangkau.

Porang Berpotensi Ekonomi

Tanaman yang biasanya tumbuh liar di hutan tropis ini, kini sudah mulai dibudidayakan petani. Karena, presiden Indonesia Jokowi mengungkapkan, tanaman porang punya potensi ekonomi besar. 

Tak hanya itu, ada banyak manfaat tanaman porang yang baik untuk kesehatan. Mengutip CNN Indonesia, tanaman porang menjadi perbincangan publik.

Itu terjadi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melihat potensi ekonomi dari komoditas porang. Meminta Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jokowi serius ingin mengembangkan komoditas porang. 

Baca Juga: Harga Daun Kelor (Segar, Kering, & Bubuk) serta Cara Mengeringkannya

Hal ini karena iles-iles diprediksi bisa menjadi makanan sehat di masa depan. Mengetahui keseriusan orang nomor satu di Indonesia ini, tentunya disambut baik oleh para petani porang. 

Tak hanya itu, prediksi yang disampaikan Jokowi tampaknya membuat harga porang menjadi naik. Apalagi saat diketahui bahwa iles-iles memiliki banyak manfaat. 

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai manfaat dan harga tanaman porang, Anda harus mengetahui apa itu porang dulu. Bernama ilmiah Amorphophallus muelleri, porang adalah tanaman penghasil umbi yang bisa dimakan. 

Bentuknya yang mirip seperti suweg dan walur, membuat banyak orang salah mengenalnya. Sebenarnya, porang sudah dikenal sejak lama dan di beberapa daerah dikenal dengan nama kuning acung atau acoan. 

Dilansir dari website Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi, iles-iles termasuk anggota famili Arecaceae. Itu adalah jenis bunga bangkai yang berbau tidak sedap.

Umumnya, Arecaceae dijumpai di hutan. Untuk membedakan tanaman porang dengan suweg dan walur, tentunya Anda harus mengetahui karakteristik atau morfologi porang. 

Itu sangat penting sebelum Anda mengetahui harga tanaman porang. Berikut adalah morfologi tanaman porang. Namun, mungkin Anda juga tertarik dengan harga daun kelor.

Ciri-Ciri Tanaman Porang

  • Daun tanaman porang lebar dengan ujung runcing dan berwarna hijau muda.
  • Kulit batang tanaman porang halus, berwarna hijau dan putih dengan corak garis-garis.
  • Pada permukaan umbi iles-iles, tidak ada bintil umbi dan cenderung berserat halus dengan warna kekuningan.
  • Tiap ketiak dan pertemuan cabang daun terdapat bintil-bintil yang menyerupai kulit katak.
  • Umbi porang harus diolah dengan proses khusus sebelum dikonsumsi.

Tentunya, kini Anda sudah bisa membedakan tanaman porang dan suweg bukan? 

Nah, sebelum mengetahui manfaat dan harga tanaman porang, Anda pastinya penasaran dengan kandungan gizinya. Berikut kandungan nutrisinya.

Kandungan Nutrisi Porang

Termasuk tanaman yang bergizi, porang mengandung 45% glucomannan, 9,7% protein, dan 16 jenis asam amino. Selain itu, porang mengandung 7 jenis asam amino esensial dan mineral. 

Mineral pada umbi iles-iles adalah kalsium, fosfor, zinc, zat besi, dan tembaga. Diperkaya serat dan berkalori rendah, setiap 100 gr umbi porang mengandung zat gizi unik,.

Kandungan gizi tersebut, yakni 50 gr glucomannan dan karbohidrat. Karbohidrat yang dimaksud adalah fruktosa, glukosa, dan sukrosa.

Tak hanya itu, 100 gr umbi iles-iles mengandung 1,64 gr protein, 0,0004 gr lemak, dan 57 mg. Porang juga diklaim mengandung fosfor, 4 mg Fe, 0,2 mg mangan, dan 0,08 mg tembaga.

Dengan semua gizinya tersebut, manfaat tanaman porang secara umum adalah merangsang penyerapan dan pencernaan protein. Hal ini membuat usus tetap bersih dan bisa berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Harga Pohon Pule (Siap Tanam dan Bibit) serta Manfaatnya untuk Kesehatan

Manfaat tanaman porang tersebut yang membuat umbi ini dikenal sebagai salah satu makanan yang baik untuk kesehatan. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai makanan ajaib. Selain itu, berikut manfaat tanaman porang.

Manfaat Tanaman Porang

Mengendalikan Kadar Gula Darah

Sebuah studi menjelaskan, mengonsumsi campuran porang dan ginseng Amerika diklaim bisa membantu mengontrol kadar gula darah. Ini tentunya terbilang baik untuk Anda yang memiliki riwayat diabetes tipe 2.

Menurunkan Berat Badan 

Mengonsumsi porang sebagai pengganti karbohidrat utama seperti nasi dan kentang, diyakini mampu membantu menurunkan berat badan. Hal ini karena, porang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga Anda bisa menurunkan nafsu makan selama diet.

Mengendalikan Kolesterol

Manfaat tanaman porang untuk kesehatan berikutnya adalah mengendalikan kadar kolesterol. Hal ini bisa dibilang mampu menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam darah. 

Tentunya, ini sangat penting bagi Anda yang memiliki gangguan kadar kolesterol. Itu juga terbilang baik untuk Anda yang ingin mencegah gangguan kolesterol.

Mencegah Stroke dan Penyakit Jantung 

Dengan kadar kolesterol yang tetap stabil, tentunya beberapa penyakit kronis bisa dihindari. Jenis penyakit yang dapat dicegah dengan mengonsumsi iles-iles adalah penyakit stroke, jantung, dan darah tinggi.

Mengatasi Konstipasi

Sembelit atau konstipasi disebabkan banyak faktor, dan salah satunya adalah kurang serat. Nah, kandungan serat tinggi pada porang, tentunya sangat bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi gangguan pencernaan ini.

Menjaga Kesehatan kulit

Kandungan nutrisi porang tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga kulit. Anda bisa menjadikannya sebagai bahan pangan harian atau sebagai bahan treatment kecantikan.

Menyembuhkan Luka

Sudah dikenal sejak zaman dulu, manfaat tanaman porang dijadikan sebagai bahan tambahan untuk menyembuhkan luka. Sebuah penelitian menemukan, suplemen dengan kandungan iles-iles mampu menyembuhkan luka dengan cara meningkatkan daya imun tubuh.

Mengetahui ada banyak manfaat iles-iles, beberapa orang mencoba untuk membudidayakannya dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan. Nah, bagi Anda yang penasaran bagaimana cara menanam tanaman porang, berikut rinciannya.


Harga Tanaman Porang (Bibit, Pohon, Biji, dan Chips Kering)


Cara Menanam Porang

  • Pastikan lahan budidaya memiliki tanah dengan pH rata-rata sekitar 6-7. 
  • Tanah pada media tanam harus subur dan gembur, sehingga Anda harus membalik terlebih dahulu.
  • Tanamlah porang bersandingan dengan pohon mahoni, jati, dan sono jika ada.
  • Anda bisa mengembangbiakkan tanaman porang dengan tunas, buah/biji, dan umbinya.
  • Porang bisa dipanen jika sudah berusia tiga tahun setelah masa pertumbuhan.

Mudah sekali bukan menanam tanaman porang? Sebaiknya, Anda mencobanya terlebih dahulu. Anda bisa menanam porang di halaman belakang rumah.

Namun, jika Anda sudah paham, Anda bisa membudidayakan dalam jumlah banyak. Anda bisa memakai lahan kosong atau ladang pertanian.

Baca Juga: Harga Jahe Merah per Kg dan Semua Kemasan (Segar, Potong, & Bubuk)

Manfaat tanaman porang yang sangat baik untuk kesehatan dengan cara menanam yang mudah, tentunya membuat Anda bertanya-tanya tentang nilai jualnya. Harga tanaman porang sendiri beragam, berbeda dengan harga pohon pule.

Harga Tanaman Porang

  • Bibit tanaman porang Rp5.500 hingga Rp8.000 per pot.
  • Pohon porang Rp10.000 hingga Rp12.000 per pot.
  • Biji porang katak super Rp110.000 per kg.

Harga tanaman porang di atas telah kami rangkum dari berbagai macam sumber, termasuk situs e-commerce Indonesia. Nilai jual tanaman porang tersebut tidak terikat dan bisa berubah sewaktu-waktu. Itu sama seperti harga jahe merah.

Sementara itu, dilansir dari KOMPAS.com, harga umbi porang di Madiun Jawa Timur saat ini Rp6.500 hingga Rp7.000 per kilogram. Harga porang ini turun dari tahun 2021 yang mencapai Rp13.000 per kg.

Iles-iles juga dijual dalam bentuk irisan atau chips kering. Untuk itu, harganya Rp55.000 per kg dan bentuk tepung dengan nilai jual Rp100.000 hingga Rp150.000 per kg. Berbeda dengan harga sapi qurban.

Pochin Pochini
Pochin Pochini Hello there! I Hope you like this content ..... Ngopi bareng yuk...

Post a Comment for "Harga Tanaman Porang (Bibit, Pohon, Biji, dan Chips Kering)"